Inovasi pertanian ramah lingkungan terus dikembangkan oleh kelompok tani di Kabupaten Gresik guna mengatasi ketergantungan pada produk kimia buatan factory. Pembuatan pupuk alami secara mandiri memanfaatkan limbah organik rumah tangga dan kotoran ternak terbukti efektif mengembalikan kesuburan tanah pertanian yang kian kritis. Para petani dilatih teknik fermentasi cepat menggunakan mikroorganisme lokal agar menghasilkan nutrisi tanaman berkualitas tinggi. Program ini menjadi solusi cerdas di tengah melambungnya harga pupuk buatan di pasar.
Penggunaan racikan pupuk buatan sendiri ini terbukti mampu memangkas biaya pengeluaran modal bercocok tanam hingga empat puluh persen per musim tanam. Penghematan anggaran ini secara langsung meningkatkan margin keuntungan bersih yang diterima petani saat menjual hasil panen mereka di pasar. Selain efisien dari segi biaya, tekstur tanah pertanian menjadi lebih gembur dan mampu menyimpan air lebih lama saat musim kemarau. Hasil panen yang dihasilkan pun lebih sehat dan aman dikonsumsi masyarakat.
Dinas pertanian setempat memberikan dukungan penuh dengan menyalurkan bantuan mesin pencacah sampah organik ke beberapa desa percontohan di Gresik. Fasilitas ini mempermudah kelompok tani dalam memproduksi racikan organik dalam skala besar untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota kelompok secara merata. Pendampingan penyuluhan lapangan terus dilakukan secara rutin guna memastikan kualitas racikan sesuai dengan kebutuhan jenis tanaman yang dibudidayakan. Sinergi ini mempercepat alih teknologi pertanian.
Para petani menyambut antusias perubahan pola bercocok tanam ini karena kualitas dan kuantitas hasil panen padi mereka justru mengalami peningkatan signifikan. Pengalaman sukses ini mendorong petani lain di sekitar desa untuk ikut beralih menggunakan metode pertanian ramah lingkungan tersebut. Lingkungan pedesaan kini menjadi lebih bersih dan bebas dari polusi limbah organik yang sebelumnya tidak terkelola dengan baik. Kesadaran menjaga kelestarian alam makin tumbuh kuat di desa.
Keberhasilan inovasi ini membuktikan bahwa kemandirian sektor pertanian dapat diwujudkan melalui pemanfaatan potensi lokal yang ada di sekitar lingkungan. Penggunaan pupuk alami secara konsisten terbukti ampuh meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian ekosistem tanah jangka panjang. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Gresik sebagai pusat percontohan pertanian organik berbiaya rendah di Jawa Timur. Petani mandiri menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional.
