Setelah terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pengembangan pertanian skala besar atau food estate. Program ini dianggap sebagai salah satu langkah strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani. Penegasan ini disampaikan dalam pidato kemenangan di Jakarta pada tanggal 2 Juni 2029, setelah hasil resmi pemilihan umum diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Menurut Prabowo, pengembangan pertanian skala besar memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor pangan. Beliau mencontohkan keberhasilan beberapa proyek food estate yang telah berjalan, seperti di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara, yang berhasil meningkatkan produksi padi dan jagung secara signifikan. Namun, beliau juga mengakui bahwa masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti masalah infrastruktur, manajemen air, dan akses pasar bagi petani.
Dalam upaya untuk pengembangan pertanian skala besar yang berkelanjutan, Prabowo menekankan pentingnya penerapan teknologi modern dan praktik pertanian yang ramah lingkungan. Beliau juga berkomitmen untuk meningkatkan akses petani terhadap modal, benih unggul, pupuk, dan pestisida yang berkualitas. Selain itu, beliau juga akan memperkuat peran koperasi dan kelompok tani dalam mengelola hasil panen dan memasarkannya ke pasar yang lebih luas.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa pengembangan pertanian skala besar harus dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif dari petani dan masyarakat setempat. Beliau berjanji untuk memastikan bahwa program ini tidak hanya menguntungkan investor besar, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata bagi petani kecil dan menengah. Beliau juga akan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program ini untuk memastikan efektivitas dan efisiensi.
Dengan komitmen yang kuat dari Presiden Prabowo, diharapkan pengembangan pertanian skala besar di Indonesia dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara agraris yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan.
