Tenaga Kerja bongkar muat di Pelabuhan Gresik ikuti pelatihan intensif penggunaan alat keselamatan kerja demi mencegah kecelakaan kerja di dermaga. Pakar keselamatan kerja membimbing para buruh melatih cara pemakaian helm pelindung, rompi pemantul cahaya, sarana tali pengaman, dan sepatu besi. Pelatihan ini bertujuan membangun budaya K3 yang disiplin serta menekan risiko cedera akibat benturan atau kejatuhan barang berat. Para buruh mempraktikkan langsung prosedur pemakaian alat safety secara benar.
Para instruktur keselamatan memperagakan teknik pemeriksaan kondisi alat pelindung diri sebelum buruh memulai aktivitas bongkar muat kontainer di kapal. Tenaga Kerja di pelabuhan menghadapi risiko kerja yang sangat tinggi sehingga penguasaan alat keselamatan diri menjadi kewajiban mutlak seluruh pekerja. Petugas mengingatkan pekerja untuk tidak melepas alat pelindung diri saat berada di area operasional alat berat dan derek kapal. Pembekalan taktis ini meningkatkan kepatuhan K3 buruh dermaga.
Serikat pekerja bongkar muat Gresik menyambut positif pembekalan K3 yang sangat berguna untuk menjaga keselamatan jiwa para anggota buruh harian. Tenaga Kerja pelabuhan kini merasa lebih aman dan terlindungi saat bekerja memindahkan muatan kapal yang berat dan berbahaya di dermaga. Pengelola pelabuhan membagikan paket alat keselamatan kerja standar internasional secara gratis kepada ratusan pekerja yang lulus pelatihan. Keselamatan kerja buruh kini terjamin dengan jauh lebih baik.
Pimpinan Serikat Pekerja Indonesia Gresik menegaskan bahwa perlindungan jiwa pekerja merupakan syarat utama terciptanya produktivitas pelabuhan yang tinggi. Pihaknya secara rutin menggelar pengawasan kepatuhan K3 di lapangan guna memastikan tidak ada buruh yang bekerja tanpa perlindungan keselamatan memadai. Manajemen pelabuhan siap menjatuhkan sanksi bagi oknum yang mengabaikan penggunaan alat pelindung diri saat bertugas. Kerja sama ini menciptakan lingkungan kerja dermaga yang aman.
Program edukasi dan pelatihan keselamatan kerja pelabuhan ini akan terus berlanjut secara berkala bagi seluruh angkatan kerja di Gresik. Pihak pengelola pelabuhan berjanji akan terus memperbarui peralatan pengamanan operasional guna mendukung keselamatan kerja para buruh. Sinergi yang kuat antara serikat pekerja, pengelola pelabuhan, dan dinas tenaga kerja mewujudkan zero accident di area dermaga. Gresik terus memperkuat standar keselamatan kerja maritimnya.
