Analisis Air Sidayu Uji Parameter Kesetimbangan Asam Basa Tambak

Menjaga produktivitas hasil panen udang dan ikan bandeng, para petambak memerlukan pengawasan kualitas air secara berkala dan akurat. Tim teknisi penguji lingkungan melakukan pemantauan intensif terhadap kadar asam basa di kawasan perikanan tambak Sidayu. Pengujian tingkat keasaman (pH) air ini dilakukan untuk memastikan lingkungan perairan berada dalam kondisi ideal bagi pertumbuhan biota budidaya. Ketidakseimbangan kadar pH yang terlalu ekstrem dapat memicu stres pada udang, menurunkan daya tahan tubuh satwa, serta mengakibatkan kematian massal yang merugikan.

Dalam pengujian laboratorium di lapangan, petugas mengambil sampel air dari berbagai titik kolam tambak milik masyarakat lokal. Pengukuran nilai asam basa dilakukan menggunakan alat pH meter digital berpresisi tinggi yang terkordinasi dengan tes alkalinitas air. Petugas memberikan rekomendasi teknis secara langsung kepada para petambak mengenai dosis pemberian kapur pertanian atau bahan pengondisi air yang tepat. Langkah ilmiah ini membantu para petambak menetralkan kembali kondisi air tambak yang asam akibat curah hujan tinggi atau pembusukan sisa pakan.

Penerapan manajemen kualitas air berbasis data teknis ini memberikan dampak positif yang sangat nyata bagi peningkatan hasil panen petambak. Pengetahuan mengenai pentingnya menjaga keseimbangan asam basa air membuat para petambak tidak lagi berspekulasi secara tradisional saat menghadapi masalah pencemaran kolam. Angka kelangsungan hidup (survival rate) bibit udang dan ikan meningkat pesat dibandingkan dengan metode pemeliharaan tanpa pengawasan parameter air. Penataan budidaya perikanan berbasis ilmu pengetahuan ini menjadi modal utama keberhasilan ekonomi pesisir.

Asosiasi petambak Sidayu menyampaikan terima kasih atas pendampingan teknis dan pengujian kualitas air gratis yang diberikan oleh laboratorium perikanan. Petambak kini lebih sigap melakukan tindakan penanganan saat terjadi perubahan warna dan bau pada air tambak mereka. Kebersamaan dalam menjaga kualitas saluran air pembawa di sekitar kawasan pertambakan juga semakin diperkuat oleh warga secara gotong royong. Kelestarian lingkungan pesisir dan keberlanjutan usaha perikanan kini dapat berjalan beriringan dengan sangat baik.

Program pengawasan rutin kualitas air perikanan budidaya ini akan terus diperluas mencakup seluruh kawasan pertambakan di Kabupaten Gresik. Pihak dinas kelautan dan perikanan berencana membagikan alat pengukur pH air portabel bagi kelompok-kelompok petambak lokal. Diharapkan Gresik terus memperkokoh posisinya sebagai sentra penghasil udang dan ikan air payau berkualitas tinggi di Jawa Timur. Pengelolaan air yang akurat menjadi kunci utama menuju kesejahteraan para petambak pesisir secara berkelanjutan.